Metroasia.co, Simalungun
Polres Simalungun melalui keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menangani longsor dan pohon tumbang di kawasan Jembatan Sibaganding pada Sabtu (5/4/25).
Kejadian longsor terjadi di bahu jalan dekat Jembatan Sibaganding, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.
Lokasi tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Parapat-Siantar, terutama saat pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2025 dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
“Kami segera menerjunkan personel untuk pengamanan arus lalu lintas di lokasi longsor yang disebabkan oleh pohon tumbang,” kata AKP Verry Purba.
Pengamanan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas dan memastikan kelancaran perjalanan masyarakat yang hendak berlibur maupun mudik.
Dalam penanganan longsor terlihat, Polres Simalungun melakukan beberapa tindakan strategis. Tim kepolisian memasang tanda peringatan di sekitar area longsor untuk mengalihkan perhatian pengendara dan mencegah terjadinya kecelakaan.
Selain itu, petugas juga aktif memberikan informasi dan himbauan kepada pengguna jalan melalui video live report yang disebarkan melalui media sosial dan kanal komunikasi
Polres Simalungun.
Berdasarkan pantauan hingga saat ini, longsor yang terjadi di bahu jalan dekat Jembatan Sibaganding tidak menghambat jalannya arus lalu lintas secara signifikan. Kendati demikian, pengendara diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati ketika melintas di kawasan tersebut.
“Meskipun kondisi cuaca sedang mendung, kami tetap memastikan pengamanan optimal di Pos Pelayanan II Pantai Bebas Parapat, khususnya di sekitar Jembatan Sibaganding,” tambah AKP Verry Purba.
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2025 yang digelar Polres Simalungun untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Operasi ini dilaksanakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik dan berlibur di wilayah Simalungun, khususnya di kawasan wisata Danau Toba yang selalu ramai dikunjungi wisatawan saat libur panjang.
Polres Simalungun mengeluarkan sejumlah himbauan penting kepada masyarakat. “Kami menghimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk dari petugas di lapangan,” tegas AKP Verry Purba. “Waspadai kondisi jalan, terutama di daerah rawan longsor seperti perbukitan dan tebing. Kurangi kecepatan saat melewati tikungan atau jalan menurun, dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jauh,” imbuhnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pengendara untuk mengecek kondisi cuaca sebelum bepergian dan hindari melintasi daerah yang sedang atau baru saja dilanda hujan lebat. “Jika terpaksa melintasi area rawan longsor, jangan berhenti terlalu lama di lokasi tersebut. Dan yang terpenting, selalu ikuti arahan petugas di lapangan serta informasi terkini yang kami sampaikan melalui kanal-kanal resmi Polres Simalungun,” lanjut AKP Verry Purba.
“Bagi masyarakat yang menemukan kondisi berbahaya di jalan, seperti pohon tumbang atau tanah longsor, segera laporkan ke petugas terdekat atau hubungi nomor darurat Polres Simalungun. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” tegas AKP Verry Purba mengakhiri keterangannya. (Ril)