• HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH
Metroasia.co
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
Metroasia.co
No Result
View All Result
Home Simalungun

Perlancar Mobilitas Pertanian, Pemkab Simalungun Bangun 80 Titik Jalan Usaha Tani

Redaktur by Redaktur
19 Oktober 2026
in Simalungun
0 0
0
Perlancar Mobilitas Pertanian, Pemkab Simalungun Bangun 80 Titik Jalan Usaha Tani
0
SHARES
6
VIEWS
Bagikan WhatsappBagikan FacebookBagikan XBagikan Telegram

SIMALUNGUN

Pemerintah Kabupaten Simalungun terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian. Melalui Dinas Pertanian, Pemkab Simalungun membangun 80 titik Jalan Usaha Tani (JUT) yang tersebar di berbagai kecamatan pada Tahun Anggaran 2026.

Pembangunan JUT ini bertujuan untuk memperlancar mobilitas pertanian dan mempercepat distribusi hasil panen dari lahan ke pasar.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Simalungun Janri Saragih melalui Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Simalungun Mery Damanik saat ditemui di ruang kerjanya di Pamatang Raya, Senin (19/10/26).

“Untuk tahun ini, ada 80 titik kita bangun Jalan Usaha Tani (JUT). Pagu anggaran sebesar Rp 17.028.361.262. Sumber dana APBD TA 2026, sedikit menurun jumlahnya dari tahun lalu. Terdampak efisiensi anggaran,” kata Mery.

Selain JUT, Pemkab Simalungun juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur pendukung pertanian lainnya.

Untuk irigasi tersier, dibangun sebanyak 10 titik dengan pagu anggaran Rp 2,012 miliar. Sementara untuk sumur bor, dibangun 15 titik dengan pagu Rp 1,95 miliar.

“Pembangunan ini saling terintegrasi. Jalan bagus, air irigasi lancar, sumur bor ada, maka produktivitas pasti naik,” jelas Mery.

Mery menjelaskan, fungsi utama JUT adalah untuk memudahkan akses alat dan mesin pertanian (alsintan) modern seperti traktor, combine harvester, dan pompa air menuju lahan pertanian yang selama ini sulit dijangkau.

Selain itu, JUT juga mempermudah pengangkutan sarana produksi seperti pupuk dan benih, serta mempercepat pengiriman hasil panen ke pengepul maupun pasar.

“Dampak langsungnya adalah menekan biaya transportasi dan biaya angkut yang selama ini dikeluhkan petani. Kalau akses lancar, ongkos angkut turun, hasil panen tidak rusak di jalan, dan kesejahteraan petani meningkat,” tukas Mery.

Dengan terbangunnya 80 titik JUT ini, diharapkan sentra-sentra pertanian di Simalungun yang selama ini terisolasi dapat terbuka, sehingga Simalungun dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Utara. (Red)

Robin silaban

Tags: Bupati simalungundinas pertanian simalungunPetani Simalungun

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • Aceh
  • ADVERTORIAL
  • Cerita Online
  • DAERAH
  • Dating Tips
  • Ekonomj
  • HUKUM KRIMINAL
  • Kemenkunham
  • Melek Hukum
  • NASIONAL
  • NEWS
  • Olahraga
  • OPINI
  • Pariwisata
  • Pematangsiantar
  • PEMERINTAHAN
  • Pendidikan
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • Ragam dan Budaya
  • RELIGI
  • Seremonial
  • Simalungun
  • SOSIAL
  • TNI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • REDAKSI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

WhatsApp Kami