TAPANULI UTARA
Tim gabungan Polres Tapanuli Utara, Pemkab Taput, Bulog, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pengecekan ketersediaan, mutu, dan harga pangan di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis 17/09/2026.
Pengecekan dilakukan di sejumlah titik penting, mulai dari grosir UD Kembar Tarutung, beberapa grosir lainnya, hingga pasar tradisional. Tim tidak hanya mengecek stok, tetapi juga harga jual dan mutu pangan yang beredar.
Tim yang turun langsung ke lapangan terdiri dari Kanit Ekonomi Polres Taput IPDA Jefri Siagian, S.H., perwakilan Bapanas Pusat Jakarta Dini Nuraeni dan Mutia Laksmi Utami, perwakilan Dinas Perdagangan Pemkab Taput Yelida Nainggolan dan Pininta Silitonga, perwakilan Dinas Pertanian Darto Lumbangaol, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Jamesko Sihombing, serta Asman PPP Bulog Siantar Samuel B. Lubis.
Kasi Humas Polres Taput Aiptu W. Baringbing menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah antisipasi kelangkaan pangan, permainan harga di atas HET, serta peredaran pangan tidak layak konsumsi.
“Tim gabungan melaksanakan pengecekan langsung hari ini untuk memastikan ketersediaan, harga, dan mutu pangan di Taput tetap terjaga,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan, harga beras masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras premium Rp15.400, beras medium Rp14.000, dan beras SPHP Rp13.000. Selain harga sesuai ketentuan, ketersediaan pangan dinilai sangat mencukupi dengan mutu yang bagus.
“Sehingga hasil pengecekan tim tidak ada yang melakukan pelanggaran di lapangan,” jelas Aiptu W. Baringbing.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan rutin dilakukan setiap minggu sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Tapanuli Utara. (Golmen)
Editor:Robiñ silaban
