JAKARTA
Bupati Muara Enim, Edison, ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan di Disdikbud. Edison tercatat memiliki harta 16 miliar.
Dikutip dari detikNews, Edison telah melaporkan harta kekayaan selama tahun 2025 pada 27 Maret 2026 ke LHKPN.
Edison melaporkan dirinya memiliki delapan bidang tanah dan bangunan di Palembang. Banyuasin, serta Prabumuli dengan total nilanya Rp 14,1 miliar.
Berikutnya, Edison memiliki mobil Alphard tahun 2010, dan mobil Fortuner tahun 2019 yang total nilainya Rp 505 juta.
Edison juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 705 juta, kas dan setara kas Rp 140 juta, dqn harta lainnya Rp 500 juta. Edison tidak memiliki utang sehingga total hartanya Rp 16.039.192.000 ( Rp 16 miliar).
Edison ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan atau OTT pada Senin (8/6). Edison ditetapkqn sebagai tersangka.
KPK juga menyita uang Rp 2 miliar terkait OTT itu. Barang bukti yang disita terdiri ddari rupiah, riyal dan dolar.
KPK menyebut Edison diduga menggunakan rekening orang lain atas nama office boy hingg pegawai Pemkab untuk menampung uang.
Robin silaban
