Metroasia.co, Simalungun
Manajemen Kebun Marjandi menyatakan dukungannya terhadap pengembangan aplikasi “Airzone” yang digagas oleh tim talenta muda Indonesia dari SMA Negeri 1 Kota Medan. Aplikasi ini dirancang untuk memantau kualitas udara secara real-time dan berbasis GPS.
Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka persiapan tim tersebut mengikuti ajang “Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat BRIDA Kota Medan 2026”. Pihak manajemen Kebun Marjandi menilai bahwa inovasi ini memiliki relevansi tinggi terhadap kesehatan lingkungan kerja.
“Kami melihat Airzone sebagai solusi cerdas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memantau kesehatan lingkungan bagi karyawan di Kebun Marjandi,” ujar Muhammad Iqbal, Asisten Tanaman AFD 1, didampingi Plt Asisten Personalia Kebun Marjandi, Ahmad Suhaimi.
Kegiatan pengujian ini diharapkan dapat menyempurnakan akurasi data aplikasi sebelum dipresentasikan di tingkat kota, sekaligus meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya kualitas udara di area perkebunan.
Editor : Robin silaban
