Pemerintah Kabupaten Simalungun terus fokus mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Anton Achmad Saragih, SE, MM, infrastruktur jalan dan jembatan menjadi sektor prioritas yang dikebut, terutama untuk membuka akses antarwilayah dan mempermudah mobilitas hasil pertanian, pendidikan, hingga kesehatan.
Komitmen ini sejalan dengan semangat “Benahi untuk Simalungun Maju”, di mana pembangunan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi upaya nyata meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam jangka panjang.
“Ketika jalan menjadi lebih baik, ekonomi akan bergerak. Hasil pertanian lebih mudah dijual, warga cepat mengakses layanan pendidikan dan kesehatan. Infrastruktur yang baik adalah dasar kesejahteraan,” ujar Bupati Anton saat meninjau proyek peningkatan jalan di Kecamatan Raya, Senin (13/10/2025).

Percepatan Infrastruktur 2025: 194 Titik Pekerjaan Dibangun
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun mencatat, pada Tahun Anggaran 2025 terdapat 194 paket pengerjaan infrastruktur yang tersebar di seluruh kecamatan. Program ini menyasar:
- Peningkatan jalan desa dan pusat kecamatan,
- Rekonstruksi jembatan penghubung antarwilayah,
- Perbaikan akses menuju sentra pertanian,
- Serta peningkatan kualitas jalan menuju sekolah dan fasilitas publik.
Kepala Bidang Jalan Dinas PUTR, Agus Sinaga, menyampaikan bahwa hingga pertengahan Oktober 2025, progres keseluruhan pengerjaan telah mencapai 35 persen.
“Visi Benahi yang digagas Bupati Anton menekankan pembangunan sebagai fondasi pelayanan publik. Tanpa infrastruktur yang layak, roda ekonomi tidak akan berputar dengan baik,” jelasnya.
Tidak hanya mengandalkan laporan tertulis, Bupati Anton turun langsung meninjau beberapa lokasi pembangunan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas pekerjaan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat terakomodasi dengan baik.
“Beliau aktif turun ke lapangan, bertemu warga, mendengarkan masukan, serta memastikan hasil pekerjaan tidak sekadar selesai, namun benar-benar bermanfaat,” ungkap Kepala Dinas PUTR, Ir. Hotbinson, ST, MT.

Dampak Nyata bagi Petani dan Akses Ekonomi Desa
Pada kunjungan kerja ke Jalan Simpang Pangalbuan – Kariahan di Kecamatan Raya, pekerjaan rekonstruksi sepanjang 1.200 meter telah menunjukkan progres fisik 88,54 persen. Jalan tersebut merupakan jalur utama warga dalam mengangkut hasil pertanian menuju pasar di wilayah Raya dan Pematangsiantar.
“Dulu jalan ini berlubang dan licin, apalagi saat musim hujan. Sekarang jauh lebih baik. Perjalanan cepat dan ongkos angkut jadi lebih murah,” ujar S. Damanik, petani kopi di wilayah tersebut.
Peningkatan jalan terbukti memperkuat arus logistik kecil hingga menengah. Para pedagang, petani, dan pekerja harian kini dapat bergerak lebih efisien. Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan yang tepat sasaran akan langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Perhatian pada Pendidikan: Infrastruktur Sekolah Juga Dibina
Selain fokus pada jalan dan jembatan, Bupati Anton juga memberi perhatian pada infrastruktur pendidikan. Saat mengunjungi SD Negeri No. 091336 di Kecamatan Raya, sejumlah guru menyampaikan kendala sarana sekolah, termasuk pelapukan kamar mandi, papan tulis yang sudah tidak layak, serta kurangnya jaringan internet.
Mendengar hal itu, Bupati Anton menegaskan akan menindaklanjutinya melalui alokasi anggaran daerah dan koordinasi dengan dinas teknis.
“Sekolah adalah tempat melahirkan masa depan. Fasilitas pendidikan harus layak agar anak-anak kita dapat belajar dengan baik,” tegas Bupati Anton.
Ini mencerminkan bahwa pembangunan di Simalungun bukan hanya fokus pada jalan, tetapi juga pembangunan manusia sebagai kekuatan masa depan daerah.

Tantangan Infrastruktur dan Solusi Bertahap
Data BPS Simalungun Dalam Angka 2025 mencatat, dari total panjang jalan kabupaten 1.803,78 km, sekitar 49 persen kondisinya masih rusak berat. Kondisi ini menjadi tantangan serius yang harus diatasi dengan strategi yang terukur dan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa memperbaiki semua jalan sekaligus, tetapi kita selesaikan bertahap dengan perencanaan yang jelas dan skala prioritas yang tepat,” kata Bupati.
Upaya pembangunan jalan ini juga diselaraskan dengan Instruksi Mendagri No. 2 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan daerah, sehingga program daerah dan dukungan pemerintah pusat berjalan searah.
Komitmen untuk Rakyat: Simalungun Maju dan Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Simalungun memastikan setiap kebijakan pembangunan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat. Pembangunan infrastruktur dipadukan dengan peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi lokal.
“Semangat Benahi adalah semangat perubahan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar kembali kepada rakyat,” tutup Bupati Anton.
Melalui kerja bersama pemerintah dan masyarakat, arah pembangunan Simalungun ke depan ditujukan untuk mewujudkan Simalungun yang maju, nyaman, produktif, dan sejahtera.
