• HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH
Metroasia.co
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
Metroasia.co
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Bane Raja Manalu Ajak Generasi Muda Menjadi Perekat Pancasila

Redaksi Metroasia.co by Redaksi Metroasia.co
31 Mei 2022
in NASIONAL
0 0
0
Bane Raja Manalu Ajak Generasi Muda Menjadi Perekat Pancasila
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan WhatsappBagikan FacebookBagikan XBagikan Telegram

Siantar,Metroasia.co – Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu mengajak generasi muda bangsa Indonesia menjadi perekat Pancasila. Hal demikian diungkapkan saat menjadi pemateri dalam diskusi publik bertajuk Soekarno dan Pancasila yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Pematangsiantar di 2D Point Cafe Jalan Farel Pasaribu, Kota Pematangsiantar, Senin (30/5/2022).

Lanjut Bane, Pancasila adalah perekat Indonesia. Pertanyaannya, apa yang harus dibuat generasi muda bangsa ini menjadi perekat Pancasila. Bukan kemudian menghakimi orang lain.

“Indonesia lahir dari keberagaman. Hal itu yang selalu disampaikan Bung Karno. Itu juga yang disampaikan Bu Megawati Soekarno Putri. Saya yakin, bahkan peserta yang hadir yang diantaranya adalah mahasiswa adalah lokomotif perubahan. Generasi pemersatu bangsa,” ungkap pendiri BAGAK ini.

Indonesia tetap ada karena keberagaman. Gotong royong adalah ciri khas Indonesia. Dari gotong royong akan lahir keadilan sosial. Dengan gotong royong juga akan melahirkan generasi muda yang bertalenta.

“Maka dari itu, toleransi bukan memaksakan kehendak kita kepada orang lain. Harapan saya ke depan nilai toleransi di Siantar-Simalungun semakin meningkat. Di mana saat ini kita ketahui rangking toleransi di Siantar menurun,” katanya.

Menurut alumni Universitas Indonesia ini bahwa implementasi Pancasila adalah perbuatan yang bisa dilakukan dan bermanfaat bagi banyak orang. Mendistribusikan yang dimiliki untuk bermanfaat bagi orang lain. Gotong royong itu adalah saling kerjasama.

“Mari kita saling menjaga keberagaman. Jaga toleransi. Tingkatkan sosial dan gotong royong. Kalau kita merasa kena pukul itu sakit, jangan pukul orang. Kalau kita tahu berkhianat itu sakit, jangan mengkhianati orang. Kalau kita tahu tak enak dikata-katai, maka jangan kata-katai orang,” ungkapnya.

Turut sebagai narasumber, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Siantar, Suandi Sinaga, Pengamat politik dan tokoh masyarakat, Kristian Silitonga. Seminar tersebut dihadiri generasi muda Siantar-Simalungun, mahasiswa Siantar-Simalungun, LSM dan insan pers. (Leodepari)

Tags: Bane raja ManaluKristian silitongaPDIP

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • Aceh
  • ADVERTORIAL
  • Cerita Online
  • DAERAH
  • Dating Tips
  • Ekonomj
  • HUKUM KRIMINAL
  • Kemenkunham
  • Melek Hukum
  • NASIONAL
  • NEWS
  • Olahraga
  • OPINI
  • Pariwisata
  • Pematangsiantar
  • PEMERINTAHAN
  • Pendidikan
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • Ragam dan Budaya
  • RELIGI
  • Seremonial
  • Simalungun
  • SOSIAL
  • TNI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • REDAKSI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

WhatsApp Kami