SIMALUNGUN
Sudah 1 tahun 3 bulan sejak pembunuhan Jonres Marindan Sinaga di Kecamatan Tanah Jawa pada 22 April 2025, namun pelaku belum juga ditetapkan.
Kekecewaan itu diluapkan keluarga korban bersama PPTSB Kecamatan Tanah Jawa melalui aksi unjuk rasa di Mapolres Simalungun, Senin [27/7/2026].
Ketua PPTSB, Rumer Sinaga, menyoroti lambatnya penanganan. Ia mendesak penyidik terbuka soal perkembangan kasus.
“Kasus ini jangan ditutup-tutupi. Kami butuh transparansi. Sudah 1,5 tahun, masa belum ada tersangka?” tegasnya.
Hasil visum sudah menyebut adanya penganiayaan. Pemeriksaan saksi juga disebut sudah dilakukan, kecuali satu saksi yang mangkir saat dipanggil.
Ayah korban, H. Sinaga, mengaku kecewa dengan kinerja kepolisian. “Kami berharap penyelidikan segera tuntas,” ucapnya.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menanggapi aksi tersebut. Ia menyebut kasus masih ditangani dan meminta publik bersabar.
“Kasus ini tetap kami kerjakan. Saya juga meminta dukungan doa,” ujarnya.
Robin silaban
