Metroasia.co, Simalungun
Program Hampang Karang Anyer yang dilaksanakan oleh BUMNag Anyer Lestari “Pembesaran ikan” dengan anggaran Rp 279 juta dari Dana Desa Tahun 2025 diduga bakal mengalami kerugian.
Seorang warga bermarga Saragih, Jumat (29/8) mengungkapkan bahwa BUMNag Anyer Lestari yang saat ini melakukan pembesaran ikan mas tidak memiliki pengalaman dalam melihat cuaca dan cara pembesaran ikan, sehingga dikhawatirkan akan mengalami kerugian yang salah sala satunya akibat banjir.
Kurangnya pengalaman anggota BUMNag Anyer Lestari dalam melakukan pembesaran ikan mas juga berpotensi untuk mengalami kerugian.
Selain itu, Tidak transparannya Pangulu dan anggota BUMNag yang tidak melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan pada program Hampang juga menimbulkan keraguan tentang pengelolaan anggaran.
BUMNag Anyer Lestari yang memiliki realisasi anggaran Rp 279 juta dan telah membeli bibit ikan sebanyak 275 kg dengan harga Rp 35.000 per kilogram juga berlatar belakang menggunakan kolam ikan milik Pemkab Simalungun seluas 12 rante tanpa biaya / sewa.
Editor : Robin silaban
