Metroasia.co, Simalungun
Pangulu Nagori Bah Kisat, kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Andri Dwi Rahmansyah, dituduh tidak bertindak netral dalam pengangkatan pengurus BUMNag Besar Bersama Bah Kisat.
Pengurus yang diangkat, seperti Budi Susanto sebagai Direktur, Muhammad Abdillah sebagai Sekretaris, Insania sebagai Bendahara, dan Mangihut Sinaga sebagai Pengawas, diduga merupakan tim sukses Pangulu pasca Pilpanag lalu.
Sumber anonim mengatakan, Pangulu yang dianggap tidak netral karena mengangkat pengurus BUMNag yang merupakan tim suksesnya semasa pencalonan Pangulu akan menimbulkan keraguan tentang profesionalitas pengelolaan BUMNag. Rabu (24/9)
Pengelolaan BUMNag yang seharusnya profesional dan berbasis keahlian bisnis, diduga dipengaruhi oleh janji politik yang tidak selalu terukur. Pangulu seharusnya bertindak sebagai penasihat dan pengawas BUMNag, bukan sebagai pengurus langsung. Sebut sumber lagi
Sumber juga menegaskan, Dalam hal ini, Pangulu harus memastikan pengelolaan BUMNag yang transparan dan akuntabel untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagori.
Pengelolaan BUMNag yang profesional dan transparan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nagori dan memastikan penggunaan dana desa yang efektif.
Oleh karena itu, penting bagi Pangulu untuk bertindak netral dan memastikan pengurus BUMNag yang diangkat memiliki keahlian dan profesionalitas yang dibutuhkan. Sebutnya mengakhiri
Editor : Robin silaban
