Metroasia.co, Simalungun
Masyarakat kabupaten Simalungun berharap DPRD Simalungun dapat serius menangani persoalan harga baju olahraga siswa SMPN yang dianggap mahal.
Dalam komentar di media sosial, masyarakat meminta agar DPRD tidak “nanggung” dalam menyelesaikan masalah ini.(6/8)
Sebelumnya, harga baju olahraga yang mencapai Rp 220-230 ribu, lengkap dengan topi, dasi, atribut, dan papan nama, dianggap membebankan orang tua siswa.
Namun, Dalam persoalan itu, DPRD Simalungun melalui Komisi IV telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan untuk meminta keterangan. Selasa (5/8)
Untuk pengharapan masyarakat sendiri, Ketua Komisi IV, Abdul Razak Siregar, menanggapi dengan menyatakan bahwa akan ada tindak lanjut, termasuk kunjungan ke lapangan minggu depan untuk memastikan klarifikasi dan pembahasan dalam RDP sebelumnya, Dan menyelesaikan masalah ini secara tuntas dan transparan. (Rob)
