Metroasia.co, Simalungun
BUMNag Jaya Mandiri nagori silampuyang mengelolah program ketahanan pangan 2025 dengan penyertaan modal dari Pemerintah desa sebesar Rp 213.800.000.
Program itu bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan daging dan kesejahteraan masyarakat melalui program penggemukan sapi.
Ditemui di kantor Pangulu Nagori, Rabu (24/9/2025), Direktur BUMNag Jaya Mandiri, Wahyudin mengatakan, Jenis usaha penggemukan sapi sebanyak 12 ekor dengan nilai beli 8 juta per ekor, dengan total anggaran 96 juta.
Pelaksanaannya, kata Wahyudin, pengurus BUMNag Jaya Mandiri juga turut melibatkan Pemnag (Pemerintah Nagori), Maujana, serta tokoh tokoh masyarakat. Dengan tujuan untuk mengelola program secara transparan dan berkelanjutan. Yang rencananya akan dibongkar pada bulan Desember tahun 2025 mendatang.
Ada pun target penggemukan, kata Wahyudin, dari daging 45-50 Kg itu selama tiga bulan menjadi daging 60-65 daging.
Wahyudin juga mengungkapkan, Pengelolahan Bumnag Jaya bekerjasama dengan Pemerintahan nagori, Maujana, dan tokoh masyarakat untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan program.
Selain itu, Wahyudi juga mengatakan, Hasil dari usaha penggemukan sapi direncanakan digunakan sebagai modal pengembangan usaha peternakan atau Pendapatan Asli Daerah (PADes).
Editor : Robin silaban
