Metroasia.co, Aceh Timur
Sempat diguyur hujan,Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky tetap melaksanakan tugas sebagai pememimpin dalam apel perdananya bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
Apel yang berlangsung di lapangan upacara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur itu, tanpak dihadiri oleh seluruh pegawai dilingkungan Pemerintahan kabupaten (Pemkab).Senin (24/3/25).
Sebagaui Bupati baru, Al-Farlaky menegaskan bahwa apel perdana ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi serta membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kedisiplinan, kinerja, dan pelayanan publik di era kepemimpinannya.
“Tanpa dukungan penuh dari Bapak/Ibu sekalian,mulai dari tingkat desa hingga kabupaten pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Kami butuh terobosan dan inovasi dari seluruh ASN untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” pintanya
Al-Farlaky juga menegaskan bahwa ASN bukan sekadar pekerja birokrasi, tetapi garda terdepan pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan responsif.
“Disiplin, loyalitas, dan inovasi adalah nilai yang harus kita pegang teguh. ASN dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi serta membangun sinergi demi pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.
“Kita harus hadir langsung di tengah rakyat. Jangan ada lagi keluhan yang diabaikan. Mari kita bekerja dengan hati, memberikan pelayanan yang cepat, efektif, dan penuh empati,” tambahnya.
Sementara itu untuk menunjang kinerja dan memenuhi hak tanggung jawab ASN, Bupati Al- Farlaky juga memerintahkan Sekretaris Daerah dan Dinas Pengelolaan keuangan Daerah untuk segera mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR).
“Didepan kita akan merayakan hari raya idul Fitri. Kami akui bapak / Ibuk punya tanggung jawab yang harus diselesaikan. Maka dalam hal ini kita perintahkan Pak Sekda dan Kepala Dinas Keuangan segera proses THR sesuai peraturan berlaku,” tegasnya
Selain itu,Al-Farlaky menegaskan komitmennya untuk menerapkan sistem penghargaan (reward) dan sanksi (punishment) bagi ASN.
“Bagi yang bekerja dengan baik dan penuh inovasi, akan kami beri apresiasi, termasuk promosi jabatan sesuai dengan prestasi yang diraih. Namun, bagi yang melanggar aturan, akan ada sanksi tegas. Kami tidak akan main-main dalam hal ini,” sebutnya
Bupati juga menyoroti kedisiplinan ASN, terutama dalam hal kehadiran dan absensi. Meminta kepada Inspektorat untuk mengaudit absensi di seluruh instansi. Jangan sampai ada kecurangan,Bekerja dengan jujur dan penuh integritas.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa didalam kepemimpinannya selalu terbuka untuk kritik yang membangun.
“Berinovasi dan berkolaborasi, Tidak ada batasan antara pejabat eselon dan non-eselon dalam memberikan masukan untuk kemajuan Aceh Timur. Kita harus bekerja bersama untuk membangun daerah ini,” tandasnya.
Di akhir amanatnya, Bupati Al-Farlaky meminta seluruh ASN menjadikan apel perdana ini sebagai awal yang baik dalam meningkatkan etos kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
“Mulai hari ini, saya tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat yang tidak ditindaklanjuti. Kita semua harus bekerja lebih keras dan lebih ikhlas demi Aceh Timur yang lebih baik,” mengakhiri (Hs)