• HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH
Metroasia.co
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
Metroasia.co
No Result
View All Result
Home DAERAH

Proyek Rp3,5 Miliar di Sitabo-tabo Toruan Dikeluhkan, Warga Ancam Tutup Akses

Redaktur by Redaktur
10 September 2026
in DAERAH
0 0
0
Proyek Rp3,5 Miliar di Sitabo-tabo Toruan Dikeluhkan, Warga Ancam Tutup Akses
0
SHARES
27
VIEWS
Bagikan WhatsappBagikan FacebookBagikan XBagikan Telegram

TAPUT,SIBORONGBORONG

Proyek peningkatan rehabilitasi saluran Simokmok di Desa Sitabo-tabo Toruan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara menjadi sorotan warga. Proyek dengan pagu anggaran lebih dari Rp3,5 miliar dari APBD Provinsi Sumatera Utara itu dinilai bermasalah dalam pelaksanaan.

Berdasarkan data kontrak 602.1/333/UPTD-PSDA.SBT/VI/2026, proyek ini menggunakan akses jalan melalui lahan milik warga untuk pengangkutan material.

Pengurus BPD Desa Sitabo-tabo Toruan, M. Nababan mengatakan sudah ada pernyataan tertulis bermeterai antara warga, kepala desa, dan kontraktor terkait izin penggunaan lahan tersebut.

“Kami keberatan karena kontraktor dianggap tidak menepati janji. Padahal sudah ada pernyataan tertulis bermeterai bahwa sebidang tanah milik warga dapat dipakai atau dilalui untuk keperluan pembangunan tali air,” ungkapnya, Selasa 08/09/2026.

Ia menegaskan, jika kompensasi tidak segera dipenuhi, warga berencana menutup akses jalan menuju lokasi proyek.

Keluhan lain disampaikan Ketua Karang Taruna setempat, Open Sianipar. Ia meminta kontraktor lebih memberdayakan tenaga kerja lokal.
“Kami berharap kontraktor dapat memberdayakan pemuda setempat, karena banyak juga warga di sini yang memiliki keahlian sebagai tukang,” ujarnya.

Dari sisi teknis, warga juga menduga adanya pelanggaran spesifikasi pekerjaan, seperti penggunaan campuran yang tidak sesuai ketentuan. Selain itu, pekerja di lapangan terlihat tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja (K3).

Saat dikonfirmasi melalui telepon, pihak kontraktor belum memberikan penjelasan dan justru balik bertanya terkait maksud konfirmasi. Sikap itu dikecam warga karena proyek bersumber dari anggaran negara dan harus terbuka untuk pengawasan publik.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara dan pihak pelaksana proyek belum memberikan tanggapan resmi.

Warga berharap instansi terkait segera melakukan pengawasan dan peninjauan agar proyek berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat bagi masyarakat. (Golmen)

Editor: Robin silaban

Tags: Dinas PUPR Provinsi sumatera utaraKontraktor

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • Aceh
  • ADVERTORIAL
  • Cerita Online
  • DAERAH
  • Dating Tips
  • Ekonomj
  • HUKUM KRIMINAL
  • Kemenkunham
  • Melek Hukum
  • NASIONAL
  • NEWS
  • Olahraga
  • OPINI
  • Pariwisata
  • Pematangsiantar
  • PEMERINTAHAN
  • Pendidikan
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • Ragam dan Budaya
  • RELIGI
  • Seremonial
  • Simalungun
  • SOSIAL
  • TNI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • REDAKSI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

WhatsApp Kami