• HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH
Metroasia.co
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
  • NEWS
  • HUKUM KRIMINAL
  • POLITIK
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • NASIONAL
  • DAERAH
No Result
View All Result
Metroasia.co
No Result
View All Result
Home Simalungun

Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali

Redaktur by Redaktur
12 Mei 2026
in Simalungun
0 0
0
Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan WhatsappBagikan FacebookBagikan XBagikan Telegram

SINALUNGUN

Dalam upaya mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Danau Toba, Bupati Simalungun, Dr H. Anton Achmad Saragih. hadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) strategis yang digagas Bank Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Gianyar, Bali, Senin (11/5/2026) itu turut dihadiri para kepala daerah yang wilayahnya termasuk dalam kawasan Danau Toba, perwakilan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta tim ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hadir pula Wakil Bupati Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Mayun, jajaran pimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, menjadikan forum ini sebagai wadah pertukaran wawasan yang sangat komprehensif.

Pada kesempatan tersebut, pihak otoritas perbankanmenekankan peran penting transformasi digital dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Penerapan sistem pembayaran dengan QRIS disebut sebagai salah satu kunci keberhasilan, yang memastikan aliran uang dari para wisatawan dapat berputar secara langsung, aman, transparan, dan tepat sasaran ke tangan para pelaku usaha lokal, pedagang kecil, hingga pengrajin di wilayah tersebut.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke sesi paparan teknis yang digelar di Hotel Royal Pitamaha, menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, atau yang akrab disapa Prof. Cok Ace.

Prof. Cok Ace, adalah pakar arsitektur sekaligus Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, membagikan pemikiran mendalam mengenai konsep “Local Value Chain” atau rantai nilai lokal.

“Pariwisata adalah sebuah ekosistem yang saling mengikat satu sama lain. Jika pendidikan karakter masyarakat kuat, dan sektor produksi rakyat seperti pertanian serta kerajinan berjalan dengan baik, maka pariwisata akan tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan,” tegas Prof. Cok Ace.

Selanjutnya Prof. Cok. Ace juga memberikan pesan khusus agar pembangunan di kawasan Danau Toba nantinya tetap menjunjung tinggi ciri khas arsitektur asli Simalungun, sehingga memiliki identitas visual yang unik dan tidak dimiliki oleh daerah lain di dunia.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menyampaikan pandangan kunci terkait arah pengembangan pariwisata di wilayahnya ke depan. Bupati menegaskan bahwa kekuatan kolaborasi menjadi syarat mutlak, di mana kekayaan budaya dan potensi ekonomi harus berjalan beriringan dan saling menguatkan.

Bupati Anton menggarisbawahi bahwa antusiasme masyarakat, budaya senyum yang tulus, serta pelayanan yang memberikan kesan mendalam dan bermakna adalah energi utama yang wajib dibangun dan dijaga terus-menerus.

“Ini adalah tugas kita bersama untuk membangun pariwisata yang memiliki ruh, dengan tetap memegang teguh prinsip kerja BerAKHLAK. Kami berkomitmen untuk segera mewujudkan kerja sama nyata yang memastikan dapur masyarakat kita terus mengepul,” kata Bupati.

Ke depannya, Bupati menekankan, hotel-hotel dan destinasi wisata di Danau Toba harus menjadi pasar utama bagi hasil bumi petani, buah pekebun, hingga karya indah para pengrajin yang tinggal di nagori-nagori (desa) se Kabupaten Simalungun.

Dengan dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bank Indonesia, dan BRIN, diharapkan pengembangan pariwisata Danau Toba tidak hanya menjadi destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga mampu mengangkat taraf hidup seluruh masyarakat setempat, seraya menjaga kelestarian warisan budaya dan alam yang menjadi kebanggaan bersama.

Bupati turut didampingi, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rinton Damanik, Plt. Kepala Bapperida Alpian Denri Saragih, Kepala Dinas Pariwisata Franky Fernandus Purba, Kepala Dinas Pertanian Jenri Saragih, Kepala Dinas Perindag Eva Tambunan, serta Kepala Dinas Pendidikan Frits Ueki Damanik.(Red)

Robin silaban

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • Aceh
  • ADVERTORIAL
  • Cerita Online
  • DAERAH
  • Dating Tips
  • Ekonomj
  • HUKUM KRIMINAL
  • Kemenkunham
  • Melek Hukum
  • NASIONAL
  • NEWS
  • Olahraga
  • OPINI
  • Pariwisata
  • Pematangsiantar
  • PEMERINTAHAN
  • Pendidikan
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • Ragam dan Budaya
  • RELIGI
  • Seremonial
  • Simalungun
  • SOSIAL
  • TNI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • DISCLAIMER
  • REDAKSI

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HUKUM KRIMINAL
  • SOSIAL
  • TNI
  • POLRI
  • PEMERINTAHAN
  • POLITIK
  • NASIONAL
  • NEWS
  • DAERAH

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

WhatsApp Kami