Metroasia.co, Simalungun
Direktur BUMDes Marihat Baris, kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Robby Purba mengungkapkan dirinya sedang kebingungan menjalankan program Hampang penggemukan ternak sapi yang telah disepakati. Hal itu diungkapkan Robby melalui telpon selular kepada media, Senin (29/9)
Robby mengungkapkan, BUMDes Marihat Baris berencana akan membeli 12 ekor sapi untuk program Hampang, Namun masalah infrastruktur seperti jembatan yang rusak dan musim penghujan membuat program tersebut terhambat.
“Lihat aja pak kelokasinya, bapak keperluanya mau ngapain, silakan dimediakan, di foto foto, akupun bingung, hujan terus, lokasi tidak siap siap, diluar kendali semua. Habis itu banyak yang mau disiapkan lagi, titi hancur gegara BUMNdes / BUMNag, banyak yang mau diganti pak. Jadi kalau mau diliput, liputlah, aman pak. Sama sama pening juga, ini sudah pasrah saja lah ini. Barang kami masuk, titi masyarakat hancur. Jadi mau mengganti itu lagi, ia pak, bingung, hancur titinya itu, jadi dari mana dana nya lagi ? Sebut Robby
Namun saat disinggung soal harga sapi yang akan dipelihara, Robby, mengatakan belum mengetahui soal harga karena sedang fokus ke pembuatan kandang.
“Belum tau pak, belum dicari, karena satu satu dulu dikerjakan. Sekarang kami fokus ke kandang dulu” sebutnya mengakhiri
BUMdes Marihat Baris “Lancar Jaya Marihat Baris” telah mendapatkan penyertaan modal dari APBDesa sebesar Rp 214.700.000.
Editor : Robin silaban
