Metroasia.co, Simalungun
Bumnag Tanjung Pasir, kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun dengan nama “Bumdes Makmur Tanjung Pasir” dengan penyertaan modal dari APBDesa sebesar Rp 300.439.400. dengan program Simpam Pinjam dan Pertanian diduga melakukan pengelolahan keuangan yang tidak transparan.
Dugaan tidak transparansi itu ditunjukan oleh Direktur BUMNag, Eko Sujaya, yang enggan memberikan penjelasan tentang pengelolahan keuangan Bumnag kepada media. Ketika dihubungi melalui telpon, Rabu (24/9), jam 12.14 wib, Eko hanya menjawab ” lagi kerja aku”.
Sikap yang ditunjukan oleh Eko menimbulkan keraguan tentang penggunaan dana desa.
Guna mencegah penyalahgunaan keuangan, Dinas Pemerintahan Masyarakat Pangulu Nagori dan Aparat Penegak Hukum kabupaten Simalungun diharapkan untuk melakukan pemeriksaan kepada Bumnag Tanjung Pasir tersebut.
Bumnag Tanjung Pasir juga diharapakan untuk lebih transparan dalam mengelolah keuangan dan memberikan laporan yang jelas kepada masyarakat.
Editor : Robin silaban
