Metroasia.co, Simalungun
Dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) di Nagori Bah Kisat, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun menjadi perhatian serius Inspektorat Simalungun.
Irban II Elyanto Purba, Selasa (27/8) menyatakan bahwa Nagori Bah Kisat akan menjadi sampel audit sebagai bagian dari pengawasan internal pemerintah.
Hal itu dilakukan dalam menanggapi suatu pemberitaan media tentang dugaan alibi Pangulu yang mengatakan dirinya dan seluruh pengurus BUMNag tidak berada ditempat, dengan alasan sedang umroh saat dimintai waktu untuk konfirmasi.
Selain itu, Juga ada dugaan penyimpangan dana desa dan pengelolahan BUMNag yang tidak propesional serta penyertaan modal BUMNag Rp 50 juta untuk unit WiFi yang menjadi sorotan.
Masyarakat juga menilai ada masalah serius dalam pengelolaan BUMNag dan dana desa di Nagori Bah Kisat. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa oknum Pangulu enggan mempertemukan wartawan dengan pengurus BUMNag, diduga karena ada masalah yang tidak ingin terungkap.
Tidak sampai disitu saja, keterlibatan Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun juga diharapkan dapat melakukan penyelidikan lebih lanjut jika ada indikasi pidana.
Editor : Robin silaban
